photo 1111_zpsfnfewxma.png

Tuesday, October 21, 2014

Teori Multiple Intelligences

MI


Setelah pakum beberapa pekan, pada kali ini KOMLAB kembali  memposting sebuah artikel baru yang cukup menarik yaitu tentang teori Multiple Intelligences.

Teori  Multiple Intelligences adalah sebuah teori kecerdasan yang dikeluarkan oleh  Dr. Howard Gardner, dimana beliau adalah seorang psikolog yang memadukan ilmu psikologi dengan dunia pendidikan sehingga muncullah teori Multiple Intelligences.

Tes IQ
 Sebelum teori ini muncul, teori kecerdasan diartikan secara secara sempit, contohnya tes IQ dimana seseorang dites dengan suatu pertanyaan tertentu, setelah itu hasilnya berupa angka/nilai yang mewakili tingkat keceradasan seseorang. kecerdasan seseorang tidak dapat diukur dengan tes psikolagi standard dan dijabarkan dengan angka yang menggambarkan tingkat IQ seseorang, menurut Gardner kecerdasan sesorang dapat dilihat dari 2 hal, yaitu pertama kebiasaan seseorang membuat produk-produk yang punya nilai budaya dalam artian Kreatif, kedua sesorang yang memiliki kebiasaan menyelesaikan masalahnya sendiri dalam hal ini memilki problem solving. Kreatif dan problem solving menjadi gambaran dari kecerdasan seseorang.
Menggambar
Tuhan menciptakan manusia tidak ada yang produk gagal, manusia memiliki kecerdasan yang berbeda-beda, Gardner membagi kecerdasan dalam 9 kecerdasan yaitu linguistic (bahasa), matematis-logis, spasial-visual (citra dan gambar), musik, intrapersonal (memahami diri sendiri), interpersonal (sosial), kinestesis, naturalis (memahami gejala alam), dan eksistensial. Kecerdasan-kecerdasan inilah yang dimiliki manusia dengan perbandingan yang berbeda, ada yang kecerdasan bergaulnya tinggi, adapula yang kecerdasan musiknya yang menonjol.

Peserta didik memiliki gaya belajar dan kecerdasan yang berbeda-beda, beberapa anak suka menggambar, tidak jarang tembok pun menjadi sasaran untuk meluapkan imajinasinya, orang tua/guru yang tidak dapat mengerti bahwa anak seperti ini sedang berkreatifitas pasti akan mendapatkan ocehan dari orang tua/guru, hal ini sebenarnya termaksud kebiasaan kreatif dan dapat diarahkan dengan baik, anak ini pun tidak nakal akan tetapi anak seperti ini sebenarnya Cuma suka menggambar dengan posisi berdiri. 
KOMLAB Goes to School
Peserta didik perlu diberikan stimulus yang tepat sehingga menciptakan kompetensi, pendidik/guru yang profesionallah yang mengerti akan teori Multiple Intelligences ini, yang akan menjadi malaikat penyelamat bagi murid-muridnya disekolah.

0 komentar:

Post a Comment